SATPAM Outsource PT M.G. Dihalangi Bekerja
January 14, 2010admin
Sebanyak 48 anggota Satpam PT Metro Garmen (MG) kubu Direktur Utama, George Gunawan (versi RUPS 17 Juni 2008) mendatangi pabrik PT MG di Jalan Raya Moh. Toha Km 7,5, Kec. Dayeuhkolot, Kab. Bandung, Jumat (8/1) pagi. Kedatangan mereka untuk bekerja menggantikan Satpam yang ada, namun kedatangan mereka dihalangi petugas Satpam kubu Komisaris PT MG, Sugianto dan General Manager, Yacobus Timotheus. Puluhan satpam dari kedua kubu saling berhadapan dan berteriak-teriak memanggil nama pimpinan dari pihak lawan. Para Satpam dari kubu Komisaris PT MG meminta jaminan hak mereka sebagai karyawan, karena merasa sudah diangkat sebagai karyawan sejak 2 Januari 2010. General Manager PT MG kubu Sugianto, Yacobus Timotheus mengatakan, 48 orang tersebut hanyalah sekelompok orang yang berseragam satpam dan meminta bertemu dengan pihak manajemen PT MG. Andrew Soetanto, Asisten Direktur PT MG menjelaskan, kedatangan puluhan orang Satpam ke PT MG hanya untuk menjalankan tugasnya sebagai pelaksana bidang keamanan sesuai kontrak kerja antara PT Trisula Wibawa dengan PT MG. Seharusnya kedatangan mereka tidak dihalang-halangi, sebab sudah mengantongi surat tugas dari direktur yang sah, yaitu George Gunawan. Hal itu juga diperkuat dengan adanya putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, yang menguatkan putusan PN Bandung tentang RUPS, yang menyatakan jika George Gunawan merupakan direktur sah PT MG.(*)
Mahasiswa UNIRA dan Satpam Bentrok
January 9, 2010admin
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Peduli Mahasiswa (P2M) terlibat aksi dorong dan baku hantam dengan petugas keamanan kampus Universitas Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (7/1). Hal ini dikarenakan mahasiswa merasa dihalang-halangi petugas saat akan menemui rektor. Mahasiswa menggelar aksi membakar ban bekas di halaman rektorat sambil meneriakkan yel-yel. Aksi ini dipicu tuntutan mahasiswa penghapusan rangkap jabatan dosen strata satu (S1). Kobaran api yang semakin membesar, membuat petugas kampus terpaksa memadamkan api. Hal itu justru memancing emosi mahasiswa. Mereka mengejar petugas kampus dan memukulinya. Diperlakukan demikian, satpam kampus melawan. Tal hanya itu. Mahasiswa lain pun ikut membantu satpam yang dipukuli. Alhasil terjadilah baku hantam antara mahasiswa pro rektor dan demonstran. Selang satu jam, rektor menemui mahasiswa. Pengunjuk rasa mengancam menggelar aksi lebih besar dan menyegel seluruh ruangan kampus, jika tuntutan masih tidak dipenuhi.(*)


















